Minggu, 17 Mei 2020

thumbnail

Kisah Pak Tatang yang Tidak Menyerah pada Keterbatasan


Sosoknya mungkin tak sempurna, bahkan ia memiliki kekurangan dibanding orang-orang lainnya. Namun hal tersebut tidak membuatnya berhenti untuk terus peduli terhadap orang-orang di sekitarnya. Ia adalah Pak Tatang, seorang tunanetra yang mengabdikan dirinya untuk mendirikan sekolah luar biasa demi memberikan pendidikan bagi anak-anak di daerahnya yang memiliki disabilitas agar mereka bisa tetap bersekolah.

Siapa sosok Pak Tatang?

Sejak lahir, Pak Tatang  memiliki gangguan penglihatan. Saat ia duduk di SMP, dokter memutuskan untuk melakukan operasi pada matanya. Namun operasi tersebut nyatanya gagal dan membuat Pak Tatang harus menerima kenyataan bahwa sejak saat itu matanya menjadi buta total. Namun menjadi seorang tunanetra tidak membuatnya menyerah pada hidup. Ia masih tetap semangat menjalani kehidupan hingga akhirnya ia berhasil lulus dari jurusan antropologi fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Padjadjaran di tahun 1998. 

Kisah inspiratifnya tidak selesai sampai di situ. Pak Tatang kemudian melihat keadaan di sekitar tempat tinggalnya di daerah Caringin, Babakan Ciparay, kota Bandung. Ia menyadari akan banyaknya anak-anak penyandang disabilitas di daerah tersebut yang tidak bisa mendapatkan pendidikan yang layak. Banyak dari mereka yang memutuskan untuk tidak bersekolah karena tidak adanya sekolah khusus disabilitas di daerah tersebut hingga karena faktor ekonomi dimana anak-anak tersebut kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu. 

Bermodal dana yang tidak besar namun semangat kepedulian yang sangat tinggi, Pak Tatang bersama almarhum kakaknya mengubah bekas rumah mereka untuk menjadi Sekolah Luar Biasa ABCD pada tahun 2003. SLB tersebut menerima berbagai murid penyandang disabilitas, seperti tuna netra, tuna rungu, tuna grahita, dan tuna daksa. 

Selama 17 tahun Pak Tatang masih terus berjuang agar SLB yang didirikannya bisa tetap menjalani kegiatan pendidikan. Meski biaya operasional SLB tersebut masih cenderung minim dan hanya mengandalkan dengan dana BOS atau donasi dari masyarakat sekitar, Pak Tatang tetap optimis bahwa SLB ABCD bisa semakin berkembang lagi. Sekolahnya kini memiliki total 43 anak didik. SLB ini juga sudah memiliki  13 guru pengampu, dimana tiga diantaranya juga merupakan penyandang disabilitas. 

Rumah yang dulunya terdiri dari kamar-kamar disulap menjadi ruang belajar dan kini SLB memiliki 11 ruang kelas yang bisa menampung lima hingga enam anak di setiap kelasnya. Meskipun sebenarnya SLB ini masih sangat membutuhkan biaya, Pak Tatang tidak pernah membebani para orang tua murid yang kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu ini. Ia memperbolehkan para orang tua murid membayar SPP sesuai kemampuan mereka.

Kebaikan untuk Pak Tatang

Perjuangan Pak Tatang untuk memberikan pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas tidak akan pernah berakhir. Di usianya yang saat ini sudah memasuki 50 tahun dengan kondisinya yang serba terbatas, Pak Tatang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa berbuat kebaikan.

Untuk memulai kebaikan, kita bisa menggunakan asuransi syariah Indonesia AlliSya Protection Plus. Dengan menjadi anggota Allianz Syariah, kita telah memberikan sumbangsih  bagi orang-orang baik yang membutuhkan melalui iuran bulanan yang kita bayar setiap bulan. Dengan adanya proteksi ini, kita sudah memberikan kebaikan yang begitu besar bagi orang-orang tercinta.

Dengan produk asuransi syariah ini, kita juga bisa menggunakan fitur wakaf untuk didonasikan pada orang-orang yang lebih membutuhkan. Melalui program sosial mereka, dana yang terkumpul akan diberikan pada siapa saja yang membutuhkan secara adil. dengan demikian, kita sudah berpartisipasi untuk menciptakan kebahagiaan bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan.

#AwaliDenganKebaikan dengan menggunakan asuransi syariah Allianz. Dengan banyaknya kebaikan yang kita lakukan, sosok seperti Pak Tatang bisa sangat terbantu untuk bisa mewujudkan mimpinya pergi ke tanah suci. Untuk itu, tebarkan kebaikan sekarang juga agar Pak Tatang mendapatkan apresiasi terbaik dari Allianz untuk pergi umroh gratis.

Allianz Blog Contest

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments